Jumat, 06 April 2012

BAITUL ARQOM PIMDA 1 TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Pimpinan Daerah 1 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 - 6 April 2012 M atau 13 - 14 Jumadil Ula 1433H di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta.
Baitul Arqom ini wajib diikuti oleh seluruh peserta LKPTS Angkatan 12 dan juga pelatih cabang yang berada di bawah PIMDA 1. Baitul Arqom sebagai sarana pengkaderan diharapkan mampu memunculkan kader-kader Tapak Suci dan tentu juga kader-kader Muhammadiyah yang militan. Pada kegiatan ini, menurut Henry Cahyono, ketua PIMDA 1, bahwa Baitul Arqom yang diselenggaran kali tini lebih ditekankan pada penguatan ideologi dalam berMuhammadiyah dan juga penekanan pada pemahaman dalam berorganisasi Tapak Suci.
Pada hari pertama terdapat dua sesi, sesi pertama diisi dengan materi ibadah dengan pemateri Muhammad Wiharto, sekretaris PDM kota yogyakarta. Menurut Pak Wie, demikian beliau biasa dipanggil, yang perlu diperbaharui bukanlah ajaran agama islam yang merupakan pesan Ilahiyah, tetapi yang perlu diperbaiki adalah praktek keberagamaan kaum muslimin. Di dalam ibadah terdapat 3 asas, yaitu asas kepatuhan, asas keikhlasan dan asas kesesuaian. Sedangkan prinsip ibadah ada 6 yaitu, 1) bahwa ibadah itu hanya menyembah Allah SWT semata, Al-Fatikhah ayat 5, 2) tidak ada perantara dalam beribadah, Al-Baqoroh ayat 186, 3) Ibadah harus ikhlas, QS:98 ayat 5, 4) Ibadah sesuai dengan tuntunan, QS: 18 ayat 110, 5) Ibadah harus seimbang jasmani dan rohani, QS 28 ayat 77, dan 6) ibadah itu mudah, QS: 2 ayat 286.
Pada sesi kedua diisi dengan materi penguatan ideologi berMuhammadiyah dengan pemateri Muhammad Isnawan, wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta. Ideiologi Muhammadiyah adalah 1) Muhammadiyah adalah persyarikatan yang merupakan gerakan islam dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid, 2) Muhammadiyah beraqidah islam, bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Pada sesi ini Tapak Suci seperti ditelanjangi bulat-bulat, mengaku putera Muhammadiyah tetapi tidak faham Muhammadiyah, bahkan Isnawan mempertanyakan apakah ada kader Tapak Suci yang bisa menduduki pimpinan Muhammadiyah. Selain itu Tapak Suci juga ditelanjangi melalui mottonya, Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah, melihat kondisi Anggota Tapak Suci sekarang, maka anggota Tapak Suci adalah lemah iman dan akhlaknya, terbukti solat tidak tertib bahkan ketika adzan berkumandang latihan tetap berlanjut.
Menurut Isnawan, Tapak Suci berbeda dengan perguruan silat yang lain, yang membedakan adalah bahwa Tapak Suci adalah perguruan silat yang mengemban misi dakwah islam, karena Tapak Suci adalah putera Muhammadiyah bukan putera gembel atau putera-putera lain yang tidak jelas. Dalam kiprahnya di IPSI Tapak Suci harus berada di depan terutama dalam syiar agama.
Pada hari kedua Baitul Arqom akan diisi dengan materi ke Tapak Suci an dengan dua penekanan, yaitu Keterkaitan Tapak Suci dengan Muhammadiyah yang akan disampaikan oleh Muhammad Hasanudin, mantan ketua PIMDA 1 Tapak Suci, materi yang kedua lebih ditekankan pada pemahaman dalam berorganisasi Tapak Suci yang akan disampaikan oleh Muhammad Ali Imron, mantan wakil ketua PIMDA 1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami menerima sumbangan tulisan, foto, vidio yang dapat memajukan Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Silahkan sumbangan anda di kirim ke rekening: tapaksucikota@yahoo.com
Terima kasih atas sumbangan Anda